Kamis, 03 April 2014

Materi 9 Klas 7 sem 2

Menggunakan Menu Dan Ikon Pengolah Kata Pada Microsoft Office Word
Membuat Dokumen
 Untuk membuat dokumen baru, dapat dilakukan dengan cara berikut:
1. Klik menu File > New sehingga muncul jendela Task Pane yang menampilkan bagian New Document.
2. Setelah itu, pilihlah Blank Document untuk membuat dokumen. (Dapat juga memilih salah satu dokumen template untuk membuat dokumen baru berdasarkan template yang telah disediakan.)
Di dalam Tool Bar juga terdapat tombol New Blank Document (lihat gambar dibawah) yang befungsi untuk membuat dokumen baru tanpa melalui jendela Task Pane.
keterangan :
Margins : untuk menentukan batas atas (Top), kiri (Left), kanan (Right), dan bawah (Bottom) dokumen, dan ada juga orientasi kertas. Gambar 6 menunjukkan margin halaman.
Paper Size : untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan dengan memilih opsinya pada menu drop-down. Jika menginginkan unkuran kertas sendiri, dapat diisi nilainya secara langsung pada kotak Width dan Height.
Secara default, satuan yang digunakan pada ruler maupun margin adalah inchi. Untuk mengubahnya ke centimeter, klik menu Tools > Options sehingga muncul kotak dialog Options (Gambar dibawah). Pilih tab General. Pada bagian Measurements Units, gantilah satuan keCentimeters.

Menyimpan Dokumen
 setelah kita mempelajari cara membuat dokumen baru pada ms word, sekarang kita perlu menyimpannya. Nah Untuk menyimpan dokumen baru,secara default nama dokumen yang dibuat akan berurutan, yaitu Document 1, Document 2, Document 3, dan seterusnya. Cara untuk menyimpan dokumen adalah sebagai berikut:

1. Klik menu File -> Save atau File -> Save As sehingga muncul kotak dialogSave As berikut
2. Di dalam kotak dialog tersebut, lakukan pengaturan sebagai berikut:
• Save in: tentukan lokasi folder tempat dokumen akan disimpan.
• File name: ketikkan nama untuk identifikasi dokumen.
• Save as type: type dokumen, gunakan default yang diberikan, yaitu Word Document.
• Klik tab Save untuk menyimpan dokumen tersebut.
Untuk menyimpan dokumen lama yang telah diedit, klik menu File -> Save. Apabila dokumen tersebut hendak disimpan dengan nama yang berbeda, klik File -> Save As sehingga caranya sama seperti menyimpan dokumen baru. Apabila dalam menyimpan dokumen, nama yang digunakan sama dengan nama yang sudah ada di dalam folder, maka kotak konfirmasi seperti ini :


• Replace exiting file: menimpa file yang sudah ada dengan dokumen baru.
• 
Save change with a different name: menyimpan dokumen baru dengan nama lain.
• 
Merge into exiting file: menggabungkan perubahan yang dilakukan kedalam file yang sudah ada.
Setelah selesai mengedit dokumen dan memastikan sudah menyimpannya, ada beberapa cara untuk menutup dokumen, yaitu:
• Klik menu 
File -> Close.
• Klik tombol 
Close Window yang terdapat di dalam Title Bar.
Dokumen yang telah disimpan dapat dibuka dengan salah satu cara berikut:
• Klik menu 
File -> Open.
• Klik tombol 
Open yang terdapat di dalam Tool Bar.
kemudian pilih file dokumen yang hendak dibuka.
Agar file-file dokumen tertata rapi, hendaknya file disimpan di dalam folder sesuai kategori, ini juga dapat membantu saat hendak membuka file yang telah tersimpan. Untuk membuat folder, lihat kotak dialog gambar 10, bedanya hanya klik kanan pada mouse lalu pilih New -> Folder.

'
Mengatur Halaman Microsoft Word
 Membuat Nomor Halaman Pada Dokumen
  1. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number.
  2. Pilih letak nomor halaman:
    • Top of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian atas (header).
    • Bottom of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian bawah (footer).
    • Page Margins, untuk menempatkan nomor halaman di dekat marjin halaman.
    • Current Position, untuk menempatkan nomor halaman di posisi kursor.
  3. Klik bentuk nomor halaman yang diinginkan dari galeri.
  4. Tutup header/footer dengan mengklik ganda pada area dokumen atau klik tombolClose Header and Footer.
 Merubah Format Nomor Halaman
Misalnya, merubah dari format 1,2,3 ke format i,ii,iii.
  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkanHeader & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klik Format Page Numbers.
  3. Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Number format, klik tanda panah dan pilih gaya penomoran yang diinginkan.
  4. Klik OK.
 Merubah Penomoran Halaman
  1. Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klik Format Page Numbers.
  3. Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Page numbering, pillih:
    • Continue from previous section, untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
    • Start at dan isi nomor pada kotak di sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
  4. Klik OK.
 Merubah Jenis dan Ukuran Font Nomor Halaman
  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkanHeader & Footer Tools.
  2. Pilih/sorot nomor halaman.
  3. Pada mini toolbar yang muncul, lakukan format yang diinginkan.
 Membuat Letak Nomor Halaman Yang Berbeda Di Halaman Ganjil Dan Genap

Seperti contoh di atas, kita akan membuat halaman ganjil memiliki nomor halaman di sebelah kanan. Pada halaman genap, nomor halaman di sebelah kiri.
  1. Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkanHeader & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different Odd & Even Pages.
  3. Pada halaman ganjil, buat nomor halaman di sebelah kanan.
  4. Kemudian pindah ke halaman genap, dan buat nomor halaman dengan posisi di sebelah kiri.
  5. Selanjutnya setiap kita menambah halaman baru, maka posisi nomor halaman akan mengikuti format yang telah dibuat.
 Membuat Letak Nomor Halaman Pertama Yang Berbeda Pada Setiap Bab

Seperti contoh pada gambar, halaman pertama pada setiap bab akan berbeda posisinya dengan halaman-halaman yang lain. Biasanya untuk pengaturan seperti ini, ada yang memisahkan setiap bab dalam dokumen yang berbeda.
Tetapi dengan penggunaan 
section break maka kita dapat menggabungkan beberapa bab dalam dokumen yang sama.

Lebih jelasnya tentang penggunaan section break dapat dibaca di artikel ini: 
Gunakan Section Break untuk Mengatur Layout dan Format Dokumen di Word 2003/2007
  1. Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
  2. Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different First Page.
  3. Pada halaman pertama, buat nomor halaman seperti contoh pada gambar.
  4. Kemudian pindah ke halaman kedua, dan beri nomor halaman di kanan atas.
  5. Selanjutnya kita akan membuat section baru untuk memisahkan antar bab.
  6. Taruh kursor di bagian yang ingin dibuat section baru (contoh pada gambar: di tulisan Chapter 2).
  7. Pada Page Layout tab, Page Setup, klik Breaks.
  8. Dalam grup Section Breaks , pilih jenis break Next Page. Sekarang lihat format nomor halaman pada section 2 akan sama dengan section 1.
  9. Selanjutnya bila kita ingin menambahkan bab baru, ikuti langkah 6-8.
Membuat Format Nomor Halaman Yang Berbeda Dalam Dokumen Yang Sama

Seperti contoh pada gambar, halaman Daftar Isi menggunakan format angka romawi (i,ii, iii, dst) sedangkan isi menggunakan angka arab (1,2,3, dst).
Pada bagian ini juga akan digunakan 
Section Break.
  1. Pisahkan antar bagian (Daftar Isi dan The Article) dengan section break. Pilih tipe break Next Page.
    Tip: Kita bisa membuat section break dahulu, baru kemudian mengetikkan isi dokumen. Tandai dengan judul masing-masing section.
  2. Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  3. Pada bagian Number format, pilih format angka romawi. Setelah selesai klik OK.
  4. Ulangi langkah 2 dan sekarang pilih Bottom of Page untuk menyisipkan nomor halaman.
  5. Klik ganda pada footer di Section 2 (bagian The Article). Lihat contoh pada gambar.
  6. Selanjutnya pada grup Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
  7. Pada Page numbering klik Start At dan ketikkan angka 1. Setelah selesai klik OK.
 Menghilangkan Nomor Halaman
  1. Pada Insert tab, grup Header & Footer, klik Page Number.
  2. Pilih Remove Page Numbers.
  3. Untuk menghapus secara manual, klik header/footer dan pilih nomor halaman. Kemudian tekan tombol Delete.
Catatan:
Jika ada membuat 
different first-page atau odd and even header/footer, atau memiliki section yang tidak terhubung, maka pastikan untuk menghapus setiap nomor halaman pada tiap header/footer.
Mencetak Dokumen
1.  Menampilkan dokument sebelum di cetak
     Sebelum mencetak, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu guna memastikan
     bahwa hasil cetakannya nanti sesuai dengan yang diinginkan. Kita dapat
     menggunakan Print Preview, untuk menampilkan seluruh halaman, satu, dua atau
     beberapa halaman. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
     1. Buka dokumen yang akan di print
     2. Klik tombol Microsoft Office Button
      3. Pilih tombol Print kemudian pilih dan klik tombol Print Preview
     4. Selanjutnya tampilan akan seperti berikut ini
Tampilan
2.  Mencetak dokumen
     Setelah memastikan bahwa dokumen yang telah kamu kerjakan sudah benar,
     selanjutnya kamu dapat mencetaknya ke dalam kertas dengan menggunakan printer.
     Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Buka dokumen yang akan diprint
2. Klik tombol Microsoft Office Button
3. Pilih tombol Print kemudian pilih dan klik tombol Print (Ctrl + P)
4. Lakukan pengaturan sesuai dengan printer yang kamu miliki pada kotak dialog
     print
5.  Kemudian akan tampil kotak dialog Print. Tentukan setting percetakan sebagai berikut
         a. Print, Name : untuk menentukan nama printer pencetak yang digunakan
         b. Page Range : halaman yang akan dicetak
         c. All  :  semua halaman
         d. Current page : halaman yang aktif
6. Pages  :  nomor-nomor halaman tertentu yang dicetak
         a. Satu (1) :  mencetak halaman 1
         b. 2, 7 :  mencetak halaman 2 dan 7
         c. 5-20 : mencetak halaman 5 sampai dengan 20
7.  Print What : untuk menentukan apa yang akan dicetak
 8. Print  :  pilihan halaman yang akan dicetak
         a. All Pages In Range : semua halaman
         b. Odd Pages  :  halaman-halaman nomor ganjil
         c. Even Pages  : halaman-halaman nomor genap
         d. Number of Copies : rangkap catak
9. Akhiri dengan menekan OK, untuk memulai mencetak ke kertas.
 
Perbedaan antara Tab, Ribbon dan Group
Tab adalah sederetan menu yang ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll.Ribbon adalah area yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif. Sedangkan Group adalah kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fung
si.  Jadi, Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu sendiri terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi.

Jumat, 21 Maret 2014

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH TIK 2014


Minggu, 09 Maret 2014

Soal Ujian Praktik Klas IX SMP Muh 5 Yogyakarta




Sabtu, 08 Maret 2014

kisi-kisi UTS TIK SMP Muh 5 Yogyakarta


Kamis, 27 Februari 2014

Materi 7 Klas 7 Sem 2




Perangkat lunak antivirus


Perangkat lunak antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan). atau

Antivirus merupakan perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mendeteksi, mengkarantina, dan menghapus virus komputer baik dari file-file sistem komputer ataupun dari file-file data dan program yang teinfeksi. Virus sendiri sebenarnya merupakan program yang sengaja dibuat untuk merusak atau menggangu suatu aplikasi atau data sehingga program dan data tesebut tidak dalam kondisi normal bahkan bisa rusak.

Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke inbox pengguna.

Cara kerja
Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah:
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.

Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription), dan/atau

Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus.

Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut.

Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive.

Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

jenis Anti virus
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Home User dan
2. Network /Corporate User.
-Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa.
-Untuk versi jaringan (network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.

Kelebihan dan kekurangan antivirus :
Kelebihan :
- Merupakan software Keamanan yang memberikan service real time bagi sebuah system.
- Software pendeteksi, pengahapus, penyembuh, dan pemblock akses yang tidak disetujui oleh sistem.
- Sebagai penangkal serangan program jahat dari luar area sistem.
- Bisa diibaratkan dokter bagi sistem kita.

Kekurangan :
- Memperlambat dan membebani kinerja sistem.
- Fals alarm (Kesalahan pendeteksian) dan kesalahan Menghapus file-file penting,
- Sepertinya lebih banyak kelebihan daripada kekuranganya.

Antivirus berdasarkan cara memperolehnya
a. Free antivirus : anti virus yang diperoleh secara gratis
b. Trial antivirus : Anti virus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu
c. Donation antivirus : Anti virus yang diperoleh dengan harus mendonasi
d. Paid antivirus : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli

ANTIVIRUS TERBAIK DIDUNIA TAHUN 2013
Dibawah ini Adalah Antivirus Terbaik di dunia berdasarkan "world champions antivirus best 2013", anda harus mencobanya :
Nama Anti Virus Alamat Website
Avast! http://www.avast.com/download-update

AVG Anti-Virus http://www.avg.com/download-update

PC Media Anti Virus http://www.pcmedia.co.id/, http://www.virusindonesia.com/

ANSAV http://www.ansav.com/

AVI http://www.infokomputer.com/avi/download-avi/halaman-unduhan-update-avi

McAfee VirusScan http://www.mcafee.com/apps/downloads/security_updates/dat.asp?region=us&segment=enterprise

Symantec Norton AntiVirus http://www.symantec.com/business/security_response/definitions.jsp

Kaspersky Antivirus http://www.kaspersky.com/avupdates

TrendMicro http://www.trendmicro.com/download/apac/pattern.asp?WT.mc_id=2008HPAPAC_TRC_PatternFile

ThreatFire http://www.threatfire.com/download/

BitDefender http://www.bitdefender.com/site/view/Desktop-Products-Updates.html

Nuclear Security http://nuclear-antivirus.blogspot.com/



Antivirus AVG (Antivirus Gratis dan Berbayar)
Kelebihan Antivirus AVG:
1. Instalasi AVG cukup mudah..
2. Auto update selama online (scheduled update).
3. AVG bisa diinstall pada browser Mozilla Firefox sebagai plugin sehingga surfing lebih aman.
4. Scanning virus cepat.
5. Memory yang dipakai pada PC tidak terlalu banyak.
6. Resident option tidak memperlambat kerja komputer.
7. Memiliki fiture Anti Spyware, Link-Scanner, Email-Scanner.
8. Anti Spam
9. Game Mode
10. Anti Rootkit Protection

Kekurangan antivirus AVG:
1. Instalasi pertama cukup lama apalagi untuk versi terbaru (AVG 9)
2. Cara setting pengoperasian sedikit lebih rumit.
3. File yang terkena virus biasanya dihapus oleh AVG bersama dengan virusnya.
4. AVG biasanya bergantung pada sytem operasi komputer yang digunakan.
5. AVG Terkadang menganggap file yang ber-extension EXE sebagai virus terutama pada file krack.
6. Update AVG bisa lama.

Antivirus AVIRA (Antivirus Gratis dan Berbayar)
Kelebihan Antivirus AVIRA :
1. Snanning virus lebih cepat dan teliti.
2. AVIRA dapat mendeteksi virus-virus yang biasanya tidak terdeteksi oleh antivirus yang lain.
3. Setting option pada AVIRA lebih mudah (aktif/ non aktif antivirus)
4. AVIRA tidak memberatkan komputer.
5. Update lebih cepat.
6. AVIRA memiliki opsi pencarian nama virus.
7. memiliki fiture Schedule option.
8. AVIRA memiliki Anti Spyware

Kelemahan Antivirus AVIRA:
1. Seeperti AVG, AVIRA terkadang menganggap file yang ber-extension EXE sebagai virus terutama pada file-file krack dan keygen.
2. AVIRA memiliki kapasitas file untuk update manual cukup besar didownload.

Antivirus Kaspersky (Antivirus Berbayar)
Kelebihan Antivirus Kaspersky :
1. Kaspersky memiliki Scheduled Update (3 jam sekali).
2. Musah dioperasikan.
3. Tampilan Kaspersky cukup bagus dan menarik.
4. Memiliki fiture suara.
5. Memiliki fiture self defense (password protection).
6. Memiliki Anti malware
7. Kaspersky memiliky system restore.

Kekurangan Antivirus Kaspersky :
1. Loading awal lebih lama.
2. Proses scanning relatif lama.
3. Kaspersky tidak ada versi gratis.
4. Update cukup lama.
5. Mode resident Kaspersky sedikit memperlambat kerja komputer.

Antivirus PCMAV (Antivirus Gratis)
Kelebihan Antivirus PCMAC (PC Media Antivirus):
1. Scanning cepat.
2. PCMAV dapat menghapus virus tanpa merusak atau menghapus file yang terinfeksi.
3. PCMAV memiliki opsi karantina jika virus tidak bisa dihapus.
4. Automatic update.
5. Mudah dioperasikan.
6. PCMAV mampu mendeteksi virus-virus lokal dan luar.

Kekurangan Antivirus PCMAV:
1. Loading awal PCAMAV relatif lama.
2. PCMAV membutuhkan database tambahan (CLAMAV).
3. Membuat komputer lambat saat mode resident.
4. PCMAV sering dianggap virus oleh oleh Antivirus yang lain.
5. Antivirus PCMAV mudah terkena virus.

Antivirus Smadav (Antivirus Gratis)
Kelebihan Antivirus Smadav:
1. Smadav mudah sekali dioperasikan.
2. Proses scanning sangat cepat
3. Bisa digunakan secara instant (versi sebelumnya) tanpa harus di-install di PC dengan mode resident.
4. Smadav support bahasa Indonesia dan Inggris
5. Memiliki versi Pro yang 10x lebih cepat (SMAD-TURBO) dengan automatic update.
6. Autoscan flashdish sangat cepat.
7. Theme pada Smadav bisa diganti.
8. Loading carantine lebih cepat.
9. Smadav dapat mendeteksi virus lokal dan virus luar.
10. Filenya Smadav kecil dan ringan sehingga tidak memberatkan komputer.
11. Smadav bisa digabung dengan antivirus yang lain termasuk antivirus buatan luar pada satu PC.

Kekurangan Antivirus Smadav:
1. Smadav masih belum mampu membersihkan virus impor secara tuntas seperti Conficker, sality, Alman, hanya mampu mencegahnya menginfeksi komputer
2. Scan registry akan di-disable untuk Smadav Pro yang di-password.

Antivirus ANSAV (Antivirus Gratis)
Kelebihan Antivirus ANSAV:
1. ANSAV memiliki forum yang cukup besar (Ansaver) dan sering mengadakan seminar sehingga bisa berdiskusi dan memperkenalkan virus baru untuk ditindak lanjuti programmer sebagai update database.
2. Residen proteksi pada Smadav lebih sensitif.
3. ANSAV akan mendeteksi virus tidak hanya pada database.

Kekurangan Antivirus ANSAV:
1. ANSAV tidak bisa digabung dengan antivirus import dalam satu PC.
2. ANSAV memiliki fiture plug-in untuk membatu perkembangan tool ANSAV. Fiture ini bisa diciptakan oleh siapa saja.
3. ANSAV sering tidak tuntas dalam membersihkan virus terutama pada registry.
4. File yang terinfeksi sering ikut terhapus bersama dengan virus.

Antivirus AVAST (Antivirus Gratis dan Berbayar)
Kelebihan Antivirus AVAST :
1. Avast Home Edition menawarkan anti virus, worm, trojan, boot time scanner, feature screen saver scaner membuat antivirus ini dapat bekerja sebagai screen saver
2. Scanning cepat
3. Tampilan AVAST cukup menarik
4. Online update
5. Compatible Windows XP, Vista, Seven
6. AVAST menggabungkan teknologi anti-spyware dengan jaminan dari West Coast Lab’s Checkmark process dan anti-rootkit nya
7. Realtime protection
8. Memiliki fiture karatina
9. AVAST bisa digunakan sebagai screen saver

Kekurangan Antivirus AVAST :
1. AVAST belum memiliki file update offline sehingga update harus dalam keadaan online.
2. Seleksi virus lokal kurang handal

3. Terkadang AVAST tidak bisa heal virus infection.

Sumber :
http://reanalvaros.blogspot.com/2013/03/perangkat-lunak-antivirus.html

Translate